fbpx

Inilah Kekuatan Dalam Bisnis

Hallo Sobat KangRidwan.NET, Kekuatan dalam bisnis ditentukan oleh berapa besar atau seberapa banyak orang yang merasakan manfaat dari bisnis anda. Bisnis bukan hanya sekedar mendapatkan uang saja, tapi harus ada kekuatan dalam bisnis yang mampu memberikan nilai kebermanfaatan yang menjadi pondasi bisnis.

Anda bisa perhatikan perusahaan-perusahaan yang hebat. Mereka besar karena apa? Karena mereka berupaya sedemikian rupa untuk menyebar manfaat agar menjadi kekuatan dalam bisnis yang dijalaninya.

Ambil contoh perusahaan seperti  Grab, Gojek atau seperti Alibaba.

Alibaba sukses luar biasa meskipun dibangun dengan susah payah, karena banyak orang yang sudah merasakan manfaat dari bisnis tersebut.  Alibaba.com merupakan perusahaan e-commerce yang didirikan Jack Ma dan rekannya pada tahun 1999. Marketplace tersebut adalah bisnis pertama Pria kelahiran 1964 itu. Alibaba telah menjadi salah satu e-commerce raksasa di dunia.

Termasuk amazon, amazon memiliki bisnis yang sukses karena banyak orang merasakan manfaat dari bisnis yang awalnya hanya jualan buku.

Lantas, kekuatan apa yang bisa anda bangun ? Berikut Kang Ridwan merangkum beberapa poin penting kekutan dalam binnis yang disadur dari Muslim Enterpreneur University.

 

1. Kuatkan Niat

Kekuatan yang pertama adalah Anda harus menguatkan niat Anda untuk menyalurkan manfaat.

Ada banyak cara untuk memberikan manfaat. Banyak cara untuk membuat market anda mengerti bahwa bisnis anda memberikan manfaat kuat.

Mulai dari :

  • Memberikan bonus
  • Memberikan free trial
  • Mencoba sebelum membeli
  • Memberikan TIPS
  • Menciptakan artikel atau bonus yang bermanfaat

Selain itu juga, dengan teknis di atas, orang yang belum kenal dengan bisnis anda bisa merasakan manfaat sebelum mereka membeli produk Anda.

Jadi, Kekuatan pertama, ciptakan manfaat dan buat orang merasakan manfaat dari produk Andaa sebanyak mungkin.

 

2. Kejujuran

Bisnis yang bisa disampaikan apa adanya dengan jujur akan membuat yang menjual lebih tenang, lebih lega tidak ada ganjelan saat menyampaikan apapun yang anda tawarkan dan akan membuat orang yang membeli tidak merasa dibohongi.

Jadi bisnis yang hebat adalah bisnis-bisnis yang berani menyampaikan apa adanya.

Kita harus terbiasa sejak dini untuk bersikap jujur, karna hal ini merupakan upaya pertama dari pengendalian diri (self control).

Zaman sekarang kita tidak bisa membohongi customer karena kalau hari ini customer bisa di bohongi besok bisa ketahuan.

Di dunia bisnis yang luas ini, orang dapat mengetahui ciri-ciri pedagang/penjual yang sukses. Dan salah satu ciri yang mencolok adalah nilai kejujurannya. Jika kita tetap berlaku jujur, maka kita telah mengalami kesuksesan di awal perintisan usaha. Kita tinggal mengembangkannya dan tetap konsisten. Karna, kejujuran disini poros dari kekuatan bisnis.

Terlebih sebagai seseorang yang hendak menekuni dunia bisnis diharuskan mempunyai kualitas dan kuantitas dari suatu produk/jasa yang dipasarkan. Namun berbagai kendala akan dihadapi seperti keterbatasan, kerugian, kekurang-pahaman atau perasaan mau menyerah.

Hal ini lumrah terjadi, sebab bisnis yang ditekuni masih bersifat baru dan belum memperoleh kedudukan yang stabil. Ibarat bayi baru lahir yang semangat bermain dengan hal baru, anda akan menjadi termotivasi untuk terus memperbaiki jalan bisnis Anda.

 

3. Komitmen

Satu kata, sejuta makna.

Ya betul sekali, komitmen itu tidak mudah. Hanya orang tertentu yang bisa melakukannya. Maka dari itu, hati-hati dalam berucap maupun melakukan sesuatu jika Anda ingin berkomitmen.

Menurut kamus bahasa Indonesia, komitmen berarti janji atau tanggung-jawab. Jika dalam berbisnis, komitmen berarti perjanjian atau kontrak. Namun nyatanya, tidak semua para entrepreneur melakukan ini, banyak yang melanggar ‘janji-nya’.

Dalam berbinis, pebisnis harus komitmen terhadap diri sendiri dan orang lain. Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya, sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.

Seorang pebisnis yang teguh menjaga komitmennya terhadap konsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.

 

4. Pelayanan

Perusahaan yang fokus dengan melayani dengan hati akan menjadi perusahaan yang kuat, perusahaan yang sehat dan perusahaan yang bertahan. Kekuatan melayani menjadi luar biasa kalau datang dari hati.

Pelayanan terhadap pelanggan yang baik adalah seperti nyawa bagi bisnis Anda. Anda dapat memperoleh sebanyak mungkin pelanggan baru, tapi bisnis Anda tidak akan bertahan lama jika Anda tidak dapat mempertahankan loyalitas pelanggan.

Kualitas pelayanan pelanggan yang baik akan menciptakan peluang agar pelanggan menjadi loyal. Pelanggan yang puas akan merasa senang untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain, dan kemungkinan besar mau kembali menggunakan produk dan layanan bisnis Anda.

 

5. Tim yang Solid

Berkembangnya sebuah perusahaan yang dapat dilihat dari tingginya nilai penjualan, tidak lepas dari kerjasama tim yang solid dalam perusahaan tersebut.  Dalam kerjasama semua orang berdedikasi untuk menyumbangkan kompetensinya semaksimal mungkin demi meraih tujuan yang sama, yaitu visi perusahaan.

Kemudian jika tujuan tersebut telah tercapai, masing-masing pihak dalam tim akan merasakan kepuasan yang sama karena keberhasilan yang mereka raih adalah hasil kerja bahu-membahu dan bukannya karena kehebatan satu orang saja.

Kesuksesan kerjasama tim lebih cepat tercapai jika pemimpin dalam tim mengetahui cara yang terbaik untuk mendelegasikan tugas-tugas kepada orang-orang yang tepat atau sering dikatakan right man in the right place.

Selain itu pemimpin juga harus dapat memotivasi para anggota timnya agar dapat bekerja semaksimal mungkin untuk mencapai visi bersama, dan yang terakhir adalah memberikan penghargaan dengan tulus jika anggota timnya berhasil melakukan tugasnya dengan baik.

 

Demikianlah, beberapa kekuatan dalam berbisnis yang bisa Kang Ridwan rangkum. Point mana yang sudah Anda terapkan?

 

Yu mari perbaiki bisnis kita dengan cara menebar kebermanfaatan agar menjadi kekuatan dalam bisnis kita.

Leave a Comment