fbpx

7 Cara Lepas dari Hutang Serta Ancaman Bagi yang Tidak Mau Melunasi Hutang

Bismillah
Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad, wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Ditulisan kali ini, izinkan Akang berbagi Pengalaman dan Tips seputar hutang. Kenapa saya membahas ini ? Ya karena kebanyakan manusia mungkin Anda yang sedang baca tulisan ini juga sedang mempunyai hutang. Oleh sebab itu saya akan berbagi pengalaman seputar cara lepas dari hutang.

Kenapa wajib melunasi hutang?

Sebelum lanjut membahas cara lepas dari hutang, perlu Anda ketahui bahwa Hutang itu harus dilunasi. Karena jika Anda berniat tidak mau melunasi hutang maka silakan simak beberapa keterangan hadis yang mengatakan sebagai berikut :

1. Mati dalam keadaan masih membawa hutang, kebaikannya sebagai ganti

مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ

Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah juga membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.

Note 1 Dinar = 46.710 rupiah.
1 Dirham = 3.861 rupiah.

Coba banyangkan, sayangkan kita beribadah, banyak berbuat baik tapi enggan melunasi hutang. Maka kebaikannya akan menjadi pembayar di akhirat kelak. Syukur-syukur kebaikannya banyak tidak akan habis, lah ini yang kebaikannya sedikit hutangnya banyak, bisa-bisa minus ya. Naudzubillah.

2. Urusan Orang yang Berhutang Masih Menggantung

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ

Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi no. 1078. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)

3. Orang yang Bernita Tidak Mau Melunasi Hutang akan Dihukumi Pencuri

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا

Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih)

4. Dosa Hutang Tidak Akan Terampuni Walaupun Mati Syahid

Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ

Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886)

Makanya sebelum berhutang seharunya berpikir : “Mampukah saya melunasi hutang tersebut dan mendesakkah saya berhutang?” Karena ingatlah hutang pada manusia tidak bisa dilunasi hanya dengan istighfar.

Bahagialah orang yang Berniat Melunasi Hutang.

كَانَتْ تَدَّانُ دَيْنًا فَقَالَ لَهَا بَعْضُ أَهْلِهَا لاَ تَفْعَلِى وَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهَا قَالَتْ بَلَى إِنِّى سَمِعْتُ نَبِيِّى وَخَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدَّانُ دَيْنًا يَعْلَمُ اللَّهُ مِنْهُ أَنَّهُ يُرِيدُ أَدَاءَهُ إِلاَّ أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْهُ فِى الدُّنْيَا ».

Dulu Maimunah ingin berhutang. Lalu di antara kerabatnya ada yang mengatakan, “Jangan kamu lakukan itu!” Sebagian kerabatnya ini mengingkari perbuatan Maimunah tersebut. Lalu Maimunah mengatakan, “Iya. Sesungguhnya aku mendengar Nabi dan kekasihku shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang muslim memiliki hutang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi hutang tersebut, maka Allah akan memudahkan baginya untuk melunasi hutang tersebut di dunia”. (HR. Ibnu Majah no. 2399. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih kecuali kalimat fid dunya –di dunia-)

Dari hadis diatas ada pelajaran penting yaitu kita boleh berhutang asalkan harus berniat untuk melunasinya. Silakan cek perkataan dari Maimunah pada hadis diatas.

Juga ada hadis dari ‘Abdullah bin Ja’far yang di riwayatkan Ibnu Majah No 2.400 yang dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani, bahwa Rosulullah SAW bersabda :

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الدَّائِنِ حَتَّى يَقْضِىَ دَيْنَهُ مَا لَمْ يَكُنْ فِيمَا يَكْرَهُ اللَّهُ

Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Sebaik-baiknya orang adalah mereka yang paling baik dalam membayar hutang. Ketika mampu membayar hutang, maka langsung melunasinya. Jika hanya mampu untuk sebagian dulu, maka sebagian dulu tapi tetap ikhtiar untuk tetap melunasi. Hal ini yang yang akan memberikan atau menimbulkan hubungan yang baik antara yang berhutang dan yang memberi hutang.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً

Sesungguhnya yang paling di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.” (HR. Bukhari no. 2393)

Tips Cara Lepas dari Hutang.

Kawan, hutang memang akan membuat kita tidak enak segalanya. Makan, tidur bahkan bermain pun kalau punya hutang itu terasa tidak enak. Apalagi jika hutangnya sangat banyak dan bertumpuk sampai bingung serta mustahil untuk dilunasi.

Ya walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa hutang itu kebanyakan disebabkan oleh kesalahan diri sendiri, tapi yang pasti adalah jangan sampai putus asa. Karena sebesar apapun masalah yang dihadapi pasti akan ada jalan keluarnya, Allah tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuan. Tapi hal tersebut harus dibarengi dengan keyakinan dan ketekadan kita untuk terus berusaha melunasi hutang yang ada.

Nah berikut ini adalah tips bagaimana cara melunasi hutang :

1. Turunkan Life Style ( gaya hidup )

Sering kali kita tidak sadar bahwa gaya hidup menyebabkan orang mengeluarkan uang lebih banyak. Dan banyaknya pengeluaran itu memicu hutang. Bayangkan aja, misalkan kita jajan dan nongkrong di cafe dalam seminggu bisa 3x dengan menghabiskan 500 ribu, bisa 2 juta dalam sebulan kita habiskan.

Jangan kebanyakan gaya, cukupi kebutuhan saja, jangan keinginan semata. Utamakan bayara hutang, jangan banyakin gaya, sebab hutang adalah kewajiban kita untuk melunasinya. Uang yang tadinya buat gaya bisa digunakan untuk bayar hutang.

Berhematlah, karena rezeki dari Allah itu cukup untuk kebutuhan hidup namun tak akan cukup untuk gaya hidup.

2. Kurangi Pengeluaran Bulanan

Bisa dengan menyiasati dari mengganti hal – hal sepele yang kadang kita beli mahal, coba beli dengan merk yang lebih murah. Misalkan anda biasa pakai sabun mandi harga 25 ribu, anda bisa pakai yang batangan dulu harga 4 ribu rupiah. Yang penting anda masih tetep pake sabun kan mandiny. Hehehe.

Atau biasa makan dengan jumlah lauk pauk 3 macam, bisa dikurangi dengan 1 macam lauk + 1 varian sayur. Yang penting tidak mengurangi gizi kan??

Jangan sampai anda gak bisa kontrol pengeluaran dan jadi ngutang lagi.

3. Jangan Bayar Hutang dengan Menambah Hutang Baru.

Banyak orang beralasan kepepet, akhirnya memutuskan untuk buka hutang baru yang lebih besar untuk melunasi hutang sebelumnya.

Jelas itu salah besar, bahkan cenderung gak pake logika. Lha wong hutang yang sebelumnya aja gak sanggup bayar, eh malah hutang baru lagi yang lebih besar.

INGAT…Menunda masalah dan menunda bom waktu.

Kalau memang gak sanggup bayar, ya sudah gak perlu cari utangan baru. Hadapi bahwa memang kamu gak bisa bayar hutang sekarang.

4. Jual Barang atau Aset

Salah satu solusi cepat melunasi hutang yang benar adalah dengan menjual barang atau aset yang kita miliki. Memang kita akan kehilangan barang atau aset tersebut, apalagi jika itu barang atau aset yang kita sayang. Tapi hutang kita juga hilang atau berkurang.

Pikiran lebih enak.. dan tenang..dan kerja juga bisa lebih fokus.. toh barang atau aset akan ada waktunya untuk bisa dibeli kembali. Benar kan?

5. Jangan Gunakan Kartu Kredit.

Jika terlanjur punya, jangan pernah gunakan kembali kartu kredit jika anda memang berniat bebas hutang. Kalau digunakan sama saja menambah hutang baru..

Kalau saya sih, biar gak bisa kita pakai ya kita gunting aja hehehe.

Disamping itu, kardu kredit itu RIBA. Ngeri ah dosanya juga.

6. Cari Income tambahan..

Menambah income juga solusi mempercepat atau menambah daya dukung kita untuk melunasi hutang. Sebenarnya asal ada kemauan kita bisa menambah income kok. Peluang menambah income juga bertebaran sangat banyak.

Seperti salah satunya menjadi Agen Resmi MEU (Muslim Enterpreneur University), yang potensi incomenya antara 100 ribu sampai 10 juta perbulan. Cara kerjanya juga mudah, Anda boleh klik link ini AGEN MEU

Selain bisa bantu bayar hutang bisa dapat ilmu bisnis.

7. Libatkan Allah SWT

Nah point ini banyak yang kelupaan.

Kita sebagai manusia itu terbatas kemampuannya, sedangkan Allah SWT adalah sang maha kuasa yang sangat mudah jika mau menolong kita. Maka selain hal tekhnis tadi libatkan lah Allah dalam setiap aktivitas kita.

Doa dan minta ampun kepada Allah agar bisa terbebas dari hutang.terlebih jika hutang yang kita miliki adalah hutang riba. WAJIB BERTAUBAT..!!!

Banyak kisah bisa lepas hutang karena mengandalkan Allah SWT..
maka anda juga wajib lakukan..

Nah demikianlah 7 cara yang bisa anda lakukan agar bisa segera terbebas dari hUtang yang menjerat..

Kesimpulan

Berhutang tidak dilarang asalkan kita berniat dengan baik untuk melunasinya, jangan sampai kita mengabaikan pada hutang karena dampaknya adalah selain dosa juga hubungan dengan sesama (antara yang berhutang dan yang mengutangi) akan kurang baik. Sebaik-baiknya orang adalah yang paling baik dalam melunasi hutang atau membayar hutang. Tips agas dapat  melunasi hutang yaitu Turunksn Gaya Hidup, Kurangi Pengeluaran Bulanan, Jangan Membayar Hutang dengan Menambah Hutang Baru, Jual Barang atau Aset, Jangan Gunakan Kartu Kredit (RIBA), Cari Income (Penghasilan) Tambahan dan yang paling penting adalah Libatkan Allah SWT.

 

Sekian tulisan ini Akang buat, semoga bermanfaat. Aamiin.

Tulisan ini dibuat menggunakan referensi dari guru saya di Muslim Enterpreneur University dan dari website rumahsyo.com.

 

Muslim Entrepreneur University
FB Grup : https://goo.gl/So7UuQ
Telegram : https://t.me/muslimentrepreneuruniversity
Instagram : @MuslimEntrepreneurUniversity

Leave a Comment